Ruang Lingkup Meteorologi dan Klimatologi Serta
Manfaatnya Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ruang Lingkup
Meteorologi :
-
Ilmu
Meteorologi Fisik: membahas struktur dan komposisi atmosfer,
pemindahanradiasi elektromagnetik dan gelombangbunyi (akustik) dalam atmosfer,
proses-proses fisik yang terjadi padapembentukan
awan, presipitasi, listrik diatmosfer dan fenomena-fenomena lainyang erat kaitannya dengan disiplin ilmufisika
dan kimia.
-
Meterologi
Dinamik: menggunakanpendekatan analitis yang didasarkan padaprinsip-prinsip
dinamika fluida.
-
Meteorologi
Sinoptik: mencakup deskripsi,analisis dan prakiraan gerak atmosfer padaskala
yang relatif besar. Subdisiplin inimerupakan lanjutan dari pendekatan
empirisdalam analisis dan prakiraan cuaca yangdikembangkan awal abad ini,
setelahdipasangnya stasiun-stasiun pengamat yangmenyediakan data cuaca suatu
wilayah secarasimultan.
-
Meterologi
Terapan: aplikasi meteorologi yangbanyak digunakan untuk berbagai bidang
ilmuyang terkait erat seperti: Building Meteorologi,Meteorologi Satelit, Urban
Meteorologi,Biometeorologi, Agrometeorologi, RuralMeteorologi, Marine
Meteorologi.
Handoko (1995) dalam "Klimatologi
Dasar" menyatakan untuk dapat memahami cuaca dan iklim serta persebarannya
menurut ruang dan waktu diperlukan dasar pengetahuan fisika atmosfer, pemahaman
geografi serta statistika dan matematika untuk menyederhakan kerumitan
proses-proses tersebut. Cuaca dan iklim dinyatakan dengan susunan unsur-unsur
cuaca dan iklim yang terdiri dari: radiasi surya, lama penyinaran surya, suhu
udara, kelembapan udara, tekanan udara, kecepatan dan arah angin, penutupan
awan, presipitasi (embun, hujan dan salju) dan evaporasi/evapotranspirasi. Cuaca (wheather) adalah nilai sesaat
dari atmosfer serta perubahan dalam jangka pendek (kurang dari 1 jam hingga 24
jam) di suatu tempat tertentu di bumi. Cuaca dicatat terus-menerus pada jam-jam
tertentu secara rutin, menghasilkan seri data cuaca selanjutnya yang dapat digunakan
untuk menentukan iklim.
Iklim (climate) adalah
sintesis/kesimpulan dari perubahan unsur-unsur cuaca (hari demi hari dan bulan
demi bulan) dalam jangka waktu yang panjang di suatu tempat pada suatu wilayah.
Setelah bertahun-tahun (30 tahun tahun atau lebih) dari rata-rata tiap nilai
unsur-unsur cuaca akan mencerminkan sifat atmosfer yang dikenal sebagai iklim.
Jadi tiap tempat cuaca hari ke hari berubah-ubah akhirnya membentuk siklus
tertentu, rata-rata data cuaca itulah yang nantinya disebut sebagai data iklim.
Iklim sering diartikan nilai statistik cuaca jangka panjang di suatu wilayah. Meteorologi berasal dari kata Yunani
meteoros, yang artinya benda yang ada di dalam udara dan logos yang berarti
ilmu/kajian. Jadi meteorologi didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari
proses dan gejala cuaca yang terjadi di dalam atmosfer terutama pada lapisan
bawah yaitu troposfer. Kajian masalah meteorologi diperlukan dalam pembangunan
irigasi, objek wisata, tempat peristirahatan, perkebunan, perikanan, lapangan
terbang, pelayaran, proyek industri dan lain sebagainya.
Klimatologi berasal dari kombinasi dua
kata Yunani, yaitu klima yang diartikan sebagai kemiringan(slope) bumi yang
mengarah pada pengertian lintang tempat dan logos yang berarti ilmu. Jadi
klimatologi didefinisikan sebagai ilmu yang memberi gambaran dan penjelasan
penjelasan sifat iklim, mengapa iklim di berbagai tempat berbeda dan bagaimana
kaitan antara iklim dan aktivitas manusia, Secara mudahnya, ilmu
iklim/klimatologi yaitu cabang ilmu pengetahuan yang membahas sintesis atau
statistik unsur-unsur cuaca hari demi hari dalam periode tertentu (beberapa
tahun) di suatu tempat dan wilayah tertentu. Sintesis Klimatologi dapat juga
didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari jenis iklim di muka bumi dan faktor
penyebabnya. Karena metereologi mencakup interpretasi dan koleksi data
pengamatan maka ilmu ini memerlukan teknik statistik. Demikianlah klimatologi
dapat pula disebut juga meteorologi statistic.
Pada prinsipnya data iklim harus
terbentuk dari data cuaca yang dapat mewakili secara benar (representatif)
keadaan atmosfer suatu tempat dan dalam waktu sepanjang mungkin. Data iklim
dapat berupa data yang diskontinyu dan data kontinyu. Data yang diskontinyu
antara lain radiasi dan lama penyinaran matahari, presipitasi (curah hujan,
embun dan salju) dan penguapan. Penyajian dan analisisnya dalam bentuk nilai
akumulasi sedangkan penyajian grafiknya dalam bentuk kurva histogram. Data
cuaca yang bersifat kontinyu antara lain: suhu, kelembapan, tekanan udara serta
kecepatan angin. Analisis dan penyajiannya dalam bentuk angka rata-rata atau
angka sesaat (instantaneous) sedangkan grafiknya dalam bentuk garis/kurva. Cuaca dalam geografi fisis termasuk
bagian dari atmosfer. Cuaca merupakan keadaan fisis atmosfer yang dapat
diungkapkan dengan melakukan pengukuran atau pengamatan dari unsur : suhu
udara, curah hujan, tekanan udara, kelengasan udara, laju serta arah angin,
perawanan dan penyinaran matahari.
Iklim merupakan keadaan yang mencirikan atmosfer suatu daerah
dalam jangka waktu yang lama dan dapat diungkapkan dengan dilakukan pengukuran
atau pengamatan berbagai unsur cuaca yang dilakukan dalam periode waktu tertentu
(sekurang-kurangnya 10 tahun). Unsur cuaca biasanya disebut juga sebagai unsur
iklim. Prawirowardoyo (1996)
menjelaskan bahwa meteorologiwan dalam mempelajari keadaan fisis atmosfer dan
dinamis serta interaksinya dengan permukaan bumi menggunakan hukum fisika dan
teknik matematika. Klimatologiwan dalam mempelajari iklim di suatu wilayah
bertumpu pada teknik statistik.
Iklim merupakan salah satu faktor pembatas dalam proses
pertumbuhan dan produksi tanaman. Jenis2 dan sifat2 iklim bisa menentukkan jenis2
tanaman yg tumbuh pada suatu daerah serta produksinya. Oleh karena itu kajian
klimatologi dalam bidang pertanian sangat diperlukan. Seiring dengan dengan
semakin berkembangnya isu pemanasan global dan akibatnya pada perubahan iklim,
membuat sektor pertanian begitu terpukul. Tidak teraturnya perilaku iklim dan
perubahan awal musim dan akhir musim seperti musim kemarau dan musim hujan
membuat para petani begitu susah untuk merencanakan masa tanam dan masa panen.
Untuk daerah tropis seperti indonesia, hujan merupakan faktor pembatas penting
dalam pertumbuhan dan produksi tanaman pertanian.
Selain hujan, unsur iklim lain yang mempengaruhi pertumbuhan
tanaman adalah suhu, angin, kelembaban dan sinar matahari. Setiap
tanaman pasti memerlukan air dalam siklus hidupnya, sedangkan hujan merupakan
sumber air utama bagi tanaman. Berubahnya pasokan air bagi tanaman yg
disebabkan oleh berubahnya kondisi hujan tentu saja akan mempengaruhi siklus
pertumbuhan tanaman. Itu merupakan contoh global pengaruh ikliim terhadap
tanaman. Di indonesia sendiri akibat dari perubahan iklim, yaitu timbulnya
fenomena El Nino dan La Nina. Fenomena perubahan iklim ini menyebabkan
menurunnya produksi kelapa sawit. Tanaman kelapa sawit bila tidak mendapatkan
hujan dalam 3 bulan berturut-turut akan menyebabkan terhambatnya proses
pembungaan sehingga produksi kelapa sawit untuk jangka 6 sampai 18 bulan
kemudian menurun. Selain itu produksi padi juga menurun akibat dari kekeringan
yang berkepanjangan atau terendam banjir. Akan tetapi pada saat fenomea La Nina
produksi padi malah meningkat untuk masa tanam musim ke dua.
Selain hujan,
ternyata suhu juga bisa menentukkan jenis-jenis tanaman yg hidup di daerah-daerah tertentu. Misalnya perbedaan
tanaman yang tumbuh di daerah tropis, gurun dan kutub. Indonesia merupakan
daerah tropis, perbedaan suhu antara musim hujan dan musim kemarau tidaklah
seekstrim perbedaan suhu musim panas dan musim kemarau di daerah2 sub tropis
dan kutub. Oleh karena itu untuk daerah tropis, klasifikasi suhu lebih di arahkan
pada perbedaan suhu menurut ketinggian tempat. Perbedaan suhu akibat dari
ketinggian tempat (elevasi) berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi tanaman.
Sebagai contoh, tanaman strowbery akan berproduksi baik pada ketinggian di atas
1000 meter, karena pada ketinggian 1000 meter pebedaan suhu antara siang dan
malam sangat kontras dan keadaan seperti inilah yg dibutuhkan oleh tanaman
strowbery.
Dalam
kehidupan sehari-hari, iklim akan mempengaruhi jenis tanaman yang sesuai untuk
dibudidayakan pada suatu kawasan,
dan teknik budidaya yang dilakukan petani. Dengan demikian pengetahuan iklim
sangat penting artinya dalam sektor
pertanian. Hal ini tercermin dengan berkembangnya cabang
klimatologi dan meteorology yang khusus dikaitkan dengan
kegiatan pertanian yang disebut klimatologi pertanian. Iklim akan mempengaruhi berbagai aspek
kehidupan manusia dan organisme lain yang hidup di muka bumi. Jenis dan sifat Iklim juga akan mempengaruhi jenis
tanaman yang sesuai untuk dibudidayakan pada suatu kawasan serta produksinya, penjadwalan budidaya
pertanian, dan teknik budidaya yang dilakukan petani. Pengetahuan tentang iklim sangat penting artinya dalam sektor
pertanian.
Iklim
merupakan salah satu faktor pembatas dalam proses pertumbuhan dan produksi
tanaman. Jenis-jenis
dan sifat-sifat iklim bisa menentukan jenis-jenis tanaman yg tumbuh pada suatu
daerah serta produksinya. Seiring dengan dengan
semakin berkembangnya isu pemanasan global dan akibatnya pada perubahan iklim,
membuat sektor pertanian begitu terpukul. Tidak
teraturnya perilaku iklim dan perubahan awal musim dan akhir musim seperti musim kemarau dan musim hujan membuat para petani begitu susah untuk
merencanakan masa tanam dan masa panen. Untuk daerah tropis Indonesia, hujan
merupakan faktor pembatas penting dalam pertumbuhan
dan produksi tanaman pertanian.
Selain hujan, unsur iklim lain yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah
suhu, angin, kelembaban
dan sinar
matahari. Setiap tanaman
pasti memerlukan air dalam siklus hidupnya, sedangkan hujan merupakan sumber
air utama bagi tanaman.
Berubahnya pasokan air bagi tanaman yg disebabkan oleh berubahnya kondisi hujan
tentu saja akan mempengaruhi
siklus pertumbuhan tanaman, Inu merupakan contoh global pengaruh iklim terhadap
tanaman.
Penggunaan di prakiraan cuaca. Cara
yang lebih rumit untuk membuat perkiraan, teknik analog memerlukan cuaca
sebelumnya mengingat peristiwa yang diharapkan akan ditiru oleh peristiwa yang
akan datang. Apa yang membuat teknik yang sulit untuk digunakan adalah bahwa
ada analog jarang yang sempurna untuk sebuah event di masa depan. Ada yang
menyebut jenis peramalan ini pola pengakuan, yang tetap metode yang berguna
untuk mengamati data curah hujan di atas kekosongan seperti lautan dengan
pengetahuan tentang bagaimana citra satelit berkaitan dengan tingkat curah
hujan atas tanah, dan juga meramalkan jumlah curah hujan dan distribusi di masa
depan. Sebuah variasi pada tema ini adalah Medium Range digunakan dalam
peramalan, yang dikenal sebagai teleconnections, ketika Anda menggunakan sistem
di lokasi lain untuk membantu pin ke lokasi sistem lain dalam rezim sekitarnya.
Salah satu metode untuk menggunakan teleconnections adalah dengan menggunakan
indeks iklim seperti yang terkait dengan fenomena ENSO.
Meteorologi. Sebuah ilmu yang asing di mata rakyat dunia
namun sebenarnya merupakan hal yang penting untuk kehidupan mereka. Ramalan
cuaca misalnya. Dengan ramalan cuaca manusia dapat menerka apa yang bisa ia
lakukan hari itu. Apakah sebuah kapal bisa berlayar atau tidak. Apakah pesawat
bisa diterbangkan atau tidak. Serta kegiatan manusia yang lain yang semuanya
menyangkut nyawa manusia itu sendiri.
Selain itu meteorologi juga dapat membantu dalam kontruksi bangunan kota. Bagaimana jembatan membutuhkan kekuatan angin agar dapat memperkirakan kekuatan jembatan. Selain itu curah hujan di daerah jembatan juga akan sangat penting untuk memperkirakan debit air yang akan melalui jembatan itu. Apalah gunanya sebuah jembatan jika jembatan itu tenggelam ? Tak ada gunanya. Dalam proses penambangan sumber daya alam pun juga seperti itu. Apakah mungkin sebuah proyek di tengah laut berjalan saat badai berlangsung ? Sungguh membahayakn keselamatan pekerja. Ramalan cuaca sangat penting untuk perusahaan-perusahaan tambang. Dalam proses pembuatan gedung maupun bangunan pun juga perlu ramalan cuaca. Apakah mungkin tukang bangunan mau bekerja ketika hujan turun ? Apakah mungkin bisa kering tembok yang baru dibuat di saat hujan ? Kita akan rugi jika kita membayar pekerja namun mereka tidaklah bekerja karena faktor cuaca.
Dalam konstruksi rumah juga seperti itu hal nya. Kemiringan atap harus dirancang sesuai dengan angin maupun salju yang ada di kawasan tersebut. Atap harus dirancang agar salju tidak terlalu lama berada di atap yang memungkinkan membuat atap roboh.
Dalam pertanian dan perkebunan meteorologi juga sangat penting. Para petani harus tahu kapan ia harus menanam padi dan kapan ia harus berhenti. Tentu hal itu harus dihitung dengan matang. Ilmu meteorologi lah yang mempelajari itu.Sungguh akan merugi jika sawah-sawah mereka gagal panen karena kekeringan maupun busuk terendam air.
Jadi begitu penting ilmu meteorologi ini untuk kehidupan manusia. Namun hal ini belum disadari oleh masyarakat kebanyakan. Mereka justru berebut menjadi caleg-caleg partai politik yang mungkin sedikit berguna bagi masyarakat.
Selain itu meteorologi juga dapat membantu dalam kontruksi bangunan kota. Bagaimana jembatan membutuhkan kekuatan angin agar dapat memperkirakan kekuatan jembatan. Selain itu curah hujan di daerah jembatan juga akan sangat penting untuk memperkirakan debit air yang akan melalui jembatan itu. Apalah gunanya sebuah jembatan jika jembatan itu tenggelam ? Tak ada gunanya. Dalam proses penambangan sumber daya alam pun juga seperti itu. Apakah mungkin sebuah proyek di tengah laut berjalan saat badai berlangsung ? Sungguh membahayakn keselamatan pekerja. Ramalan cuaca sangat penting untuk perusahaan-perusahaan tambang. Dalam proses pembuatan gedung maupun bangunan pun juga perlu ramalan cuaca. Apakah mungkin tukang bangunan mau bekerja ketika hujan turun ? Apakah mungkin bisa kering tembok yang baru dibuat di saat hujan ? Kita akan rugi jika kita membayar pekerja namun mereka tidaklah bekerja karena faktor cuaca.
Dalam konstruksi rumah juga seperti itu hal nya. Kemiringan atap harus dirancang sesuai dengan angin maupun salju yang ada di kawasan tersebut. Atap harus dirancang agar salju tidak terlalu lama berada di atap yang memungkinkan membuat atap roboh.
Dalam pertanian dan perkebunan meteorologi juga sangat penting. Para petani harus tahu kapan ia harus menanam padi dan kapan ia harus berhenti. Tentu hal itu harus dihitung dengan matang. Ilmu meteorologi lah yang mempelajari itu.Sungguh akan merugi jika sawah-sawah mereka gagal panen karena kekeringan maupun busuk terendam air.
Jadi begitu penting ilmu meteorologi ini untuk kehidupan manusia. Namun hal ini belum disadari oleh masyarakat kebanyakan. Mereka justru berebut menjadi caleg-caleg partai politik yang mungkin sedikit berguna bagi masyarakat.
Cuaca adalah keadaan atau kelakuan atmosfer pada suatu waktu
tertentu yang sifatnya berubah-ubah
dari waktu ke waktu. Sedangkan iklim adalah rata-rata keadaan cuaca dalam
jangka waktu lama, minimal 30 tahun yang sifatnya tetap. Ilmu yang mempelajari
macam-macam iklim di muka bumi dan faktor-faktor yang menentukannya disebut
dengan klimatologi. Klimatologi tidak dapat terlepas dari meteorologi, sehingga
kadang-kadang meteorologi di anggap sama dengan klmimatologi. Meteorologi
mempelajari proses cuaca lapisan atmosfer bawah (lapisan troposfer), sedangkan
klimatologi terutama mempelajari hasil proses cuaca. Dalam perkembangannya
sampai sekarang baik cabang meteorologi maupun klimatologi mempunyai beberapa
cabang., masing-masing cabang mempelajari aspek-aspek khusus dari cuaca dan
iklim.
Ruang
lingkupnya di atmosfer meliputi:
1. Mikro klimatologi
yakni ilmu yang membahas atmosfer sebatas ruang antara perakaran hingga sekitar
puncak tajuk tanaman, atau sifat atmosfer disekitar permukaan tanah atau
mempelajari iklim pada lapisan udara terdekat dengan permukaan bumi (di bawah 2
m). Unsur-unsur iklim tersebut mudah terpengaruh oleh perubahan pemanasan dan
pendinginan permukaan tanah dan benda atau tumbuhan setempat.
2. Meso klimatologi
yakni klimatologi yang membahas perilaku atmosfer dalam daerah yang relatif
sempit, tetapi pola iklimnya sudah berbeda dari iklim wilayah sekitarnya.
Sebagai contoh iklim perkotaan dan iklim pada daerah badai.
3. Makro klimatologi
yakni klimatologi yang menekankan pembahasannya pada penelaahan iklim daerah
luas skala besar. Wilayah lingkupnya mulai batas ruang iklim mikro hingga
puncak atmosfer serta melipouti seluruh dunia.
Manusia hidup di dasar atmosfer yaitu pada pertemuan antara
permukan bumi dan atmosfer. Iklim akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan
manusia dan organisme lain yang hidup di muka bumi. Dalam kehidupan
sehari-hari, iklim akan menjadi bahan pertimbangan dalam rancangan bangunan
hunian atau kontruksi bangunan fisik lainnya, bahan dan desain pakaian, jenis
dan porsi pangan yang dikonsumsi, dan ragam aktivitas sosial budaya yang
dilakukan penduduk. Karena cuaca dan iklim merupakan salah satu unsur lingkungan
hidup yang sangat besar pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Berbeda dengan
unsur-unsur lingkungan hidup lainnya. Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi sekarang telah banyak yang dapat dikendalikan manusia. Tetapi dalam
hal ini cuaca dan iklim sampai sekarang manusia belum dapat merubah sesuai
dengan keinginannya. Aktifitas manusia dapat memberikan hasil yang optimal
dengan mengurangi resiko sampai yang sekecil-kecilnya, perlu diketahui kondisi
cuaca dan iklim terutama yang akan datang. Dalam hubungan tersebut penting
sekali arti pengumpulan data dan perkiraan cuaca. Pengumpulan perkiraan cuaca
di indonesia dilaksanakan oleh pusat meteorologi dan geofisika sanagt penting
artinya bagi kehidupan manusia terutama dalam bidang penerbangan, pelayaran dan
pertanian.
Kajian meteorologi dan klimatologi yang benar akan mengubah
pandangan kita terhadap cuaca dan iklim dari faktor penghambat menjadi faktor
penunjang yang sangat bermanfaat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pendugaan
hasil pada berbagai kegiatan. Penerapan ilmu cuaca dan iklim tersebut
diantaranya pada bidang pertanian, kehutanan, peternakan ,perikanan, kelautan,
teknik sipil, kesehatan, perhubungan serta pertahanan negara.
Tiga
manfaat pokok dari informasi data cuaca dan iklim yakni:
a. Meningkatkan
kewaspadaan terhadap akibat-akibat negatif yang dapat ditimbulkan oleh keadaan
cuaca/iklim yang ekstrem misalnya kekeringan, banjir serta angin kencang.
b. Menyesuaikan diri
atau berusaha untuk menyelnggarakan kegiatan dan usaha yang serasi dengan sifat
cuaca dan iklim sehingga terhindar dari hambatan atau kerugian yang
diakibatkannya.
c. Menyelenggarakan
kegiatan dan usaha di bidang teknik, sosial dan ekonomi dengan menerapkan
teknologi pemanfaatan sumber daya cuaca dan iklim.
Berdasarkan
ruang lingkup atmosfer yang dibahas, terdapat 3 macam klimatologi dengan
rincian sebagai berikut:
-
Mikroklimatologi, yakni ilmu iklim yang
membahas atmosfer sebatas ruang antara perakaran hingga sekitar puncak tajuk
tanaman atau sifat atmosfer di sekitar permukaan tanah.
-
Mesoklimatologi, yaitu klimatologi yang
membahas perilaku atmosfer dalam daerah yang relatif sempit, tetapi pola
iklimnya sudah berbeda dari iklim di sekitarnya. Sebagai contoh adalah iklim
perkotaan dan iklim di daerah badai. Skala iklim meso berkisar antara 0-100 km.
-
Makroklimatologi, yaitu klimatologi yang
menekankan pembahasannya pada penelaahan iklim daerah luas dan skala besar.
Wilayah lingkupnya mulai batas ruang iklim mikro hingga puncak atmosfer, serta
meliputi seluruh dunia. Faktor pengendali utama massa udara antara benua dan
samudra.

Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar